"Secara manfaat kita setuju untuk dilakukan perbaikan jalan. Mungkin dengan kegiatan ini pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat tolong dilihat faktanya (jalan rusak)," kata Ahali kepada awak media di Sekretariat Pemda Butur, Selasa (16/11/2021).
Dia menjelaskan, apa yang dilihat dan disuarakan masyarakat yang melakukan unjuk rasa terkait jalan rusak itu adalah fakta.
Baca Juga: Muhammadiyah Vaksin 1.000 Pelajar, Wabup Muna: Kalau Ada Belum Larang Masuk Sekolah
Baca Juga: Jaksa Bakal Evaluasi 8 Persen Dana Desa di Muna Jika Vaksinasi Tidak Capai Target
"Saya lihat faktanya jalanan rusak. Jadi saya sebagai pemerintah, Wakil Bupati Butur, yang hari ini nota bene dari wilayah Kambowa Bonegunu, juga saya mengharapkan perhatian pemerintah provinsi," ujarnya.
