Baca juga: Kemenpora Pastikan Buton Layak Jadi Tuan Rumah JPI
Lurah Poea, Sahirul mengatakan, saat ini pihaknya tengah fokus pada pemberdayaan pengolahan gula semut.
"Kemarin pupuk organik sudah lancar, sekarang kita berdayakan lagi petani lainnya untuk mengolah gula semut," ucap Sahirul kepada Telisik.id saat ditemui Sabtu (10/4/2021).
Menurut Sahirul, pemberdayaan masyarakat melalui produksi gula semut ini akan meningkatkan nilai jual gula merah ketimbang jika air aren ini dijadikan minuman keras tradisional yang notabene memabukkan.
"Daripada dibuat minuman tradisional digunakan mabuk-mabuk, lebih baik kita jadikan bahan makanan yang bermanfaat dan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat. Maka dengan adanya alat pengering berupa oven, kita sudah bisa mengolah aren menjadi gula semut, hanya saja kita belum bisa memproduksi dalam jumlah banyak," lanjutnya.
