“Waktu kita turunkan di Buton Tengah tepatnya di Kecamatan Mawasangka Timur, beras dibawa 2 ton hanya beberapa jam sudah ludes. Masyarakat sangat antusias dengan adanya pasar murah dan banyak di antara mereka yang meminta kami untuk datang lagi,” tuturnya, Senin (12/12/2022).

Aristos mengaku, pemerintah setempat juga sangat terbuka dengan adanya kegiatan pasat murah di Buton Tengah.

"Kami menjual dengan subsidi distributor sehingga masyarakat dapat membeli dengan harga modal," ucapnya.

Salah satu warga di Mawasangka Timur ,Wiwin mengatakan, adanya pasar murah mereka merasa sangat terbantu. Pedagang nakal yang sesukanya menaikan harga juga dapat menghentikan aksinya ketika masyarakat sudah tau harga pasaran yang sebenarnya.

Baca Juga: Kendari Sebagai Creative City Jadikan Tari Lulo untuk Kembangkan Ekonomi Kreatif