Pelayanan dokter-dokter rumah sakit dalam peradaban Islam saat itu begitu lembut dan manusiawi. Siapa pun yang sakit, cepat ditangani dengan pelayanan prima. Para pasien tidak sedikit pun terdiskriminasi, alih-alih terganjal biaya maupun birokrasi sebagai alasan pelaksanaan pengobatan.
Model pelayanan kesehatan rumah sakit era Khilafah juga sangat fenomenal. Pada saat itu terdapat dua macam rumah sakit, yaitu permanen dan yang berpindah-pindah menggunakan kendaraan. Rumah sakit permanen dibangun di tengah kota. (muslimahnews.net, 10/03/2023)
Andaikan sistem Islam kembali tegak, maka masyarakat akan mendapatkan hak untuk menerima layanan kesehatan yang gratis dan berkualitas. Masyarakat tidak perlu bersedih atau melakukan aksi di kantor pemerintahan yang berwenang, apalagi merasakan pahitnya didiskriminasi dalam memenuhi kebutuhan akan layanan kesehatan. Wallahu’alam. (*)
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS
