Murdiansyah juga menyebut, pemerintah Desa Dete turut berpihak pada aspirasi masyarakat Desa Kulati dan siap mengawal penolakan tersebut jika proyek tetap dipaksakan.

“Pemerintah Desa Dete juga siap mengawal penolakan kegiatan itu jika memang harus dipaksakan,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Tomia Timur, Abdul Rifaid menyatakan, pihaknya tetap membuka ruang dialog dan akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

Baca Juga: BKPSDM Buton Selatan Bantah Tudingan Pungli dan Kesalahan Mutasi pada Pelantikan 105 ASN

“Pada intinya kami tetap menampung aspirasi masyarakat terkait lanjutan pembangunan jalan itu. Kami juga sudah menyampaikan ke dinas terkait, dalam hal ini PU, untuk segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kulati,” ujarnya.