Baca Juga: Rusak 32 Tahun, Ratusan Warga Lalembuu Minta Jokowi Ambil Alih Pengaspalan Jalan Provinsi Jalur Konawe Selatan-Kolaka Timur

Bukan hanya infrastruktur jalan provinsi yang menjadi tuntutan masyarakat, tetapi juga minimnya dukungan dari pemerintah dalam menopang keberlanjutan sumber daya alam (SDA) di daerah tersebut.

Dikatakan, Kecamatan Lalembuu memiliki potensi SDA yang melimpah, terutama di sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan. Namun, kurangnya perhatian dari pemerintah daerah dalam membangun sarana prasarana yang memadai, membuat distribusi hasil produksi menjadi terhambat.

"Karena itu, kami mendesak gubernur untuk segera merealisasikan janji politiknya terkait pengaspalan jalan provinsi ruas Lapoa-Sumberjaya. Jalan ini menjadi akses vital bagi masyarakat Kecamatan Lalembuu untuk mengoptimalkan potensi ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan," tegas koordinator lapangan lainnya, Ippang.

Tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa, pemuda, dan masyarakat Kecamatan Lalembuu dalam aksi protes ini meliputi tiga poin penting. Pertama, mereka mendesak Gubernur Ali Mazi untuk merealisasikan janji politiknya mengenai pengaspalan infrastruktur jalan provinsi ruas Lapoa-Sumberjaya di Kecamatan Lalembuu.