“Kurang lebih satu tahun kita perjuangkan, dan akhirnya hari ini air bisa mengalir. Ini bukan hal mudah, karena mengurus air, terutama mesinnya, butuh kerja keras dan komitmen,” katanya.

Seluruh masyarakat bersama PDAM diminta menjaga sarana dan prasarana air bersih yang telah dibangun.

“Mesin air ini adalah penyangga hidup kita. Mari dijaga bersama. Semoga niat baik kita ini diridai oleh Allah SWT,” lanjut Adios.

Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Buton Selatan, La Ode Sirlan, mengapresiasi Pemkab Buton Selatan yang telah memperjuangkan berfungsinya kembali mesin pompa air, hingga air bersih bisa dinikmati lagi oleh masyarakat Kecamatan Lapandewa.

Baca Juga: Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Berkunjung ke Muna 9 Oktober, Ini Agendanya