Tak hanya itu, itu bagian dari upaya menekan laju inflasi dengan memanfaatkan lahan pekarangan, yakni pengolahan daun kelor menjadi produk dan bahan lainnya, mengingat selama ini daun kelor hanya diolah sebagai sayuran biasa.

"Dengan pelatihan home industry ini juga salah satu bagian dari mendukung program yang digenjot oleh pemerintah," ucapya.

Sementara itu, pemateri home industry, Siti Sumiarti mengatakan, dalam pelatihan masyarakat diajarkan untuk mengolah menjadi produk yang unik, terdiri dari beberapa jenis makanan yakni stik kelor, stik wortel, stik, kulit pangsit, stik buah naga, bakso ikan tuna, pangsit ayam, serta jintan hitam atau habatussaudah.

"Untuk produk kerajinan, yakni sarung botol, tutup gelas, bros, sarung bantal dakron dan tempat tissu," ungkap Siti.

Baca Juga: Dinilai Arogan Kursi Camat Angata Konawe Selatan Digoyang