Baca Juga: Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Kepala BRIN Bakal Hadiri Festival Liangkobori di Muna

Dalam ritual tersebut terdapat sesaji yang berisikan telur, nasi, rokok, daun sirih, gambir, serta kue tradisional yang diletakkan dalam satu wadah (kapelanto), yang selanjutnya dihanyutkan ke area perairan Pulau Makasar.

Pelepasan sesaji tidak asal dilakukan, kedalaman air harus mencapai sekitar 15 meter dan harus menghadap ke arah barat.

La Bau berharap dengan diadakannya ritual ini dapat membangkitkan kesadaran masyarakat Pulau Makasar untuk bersama menghidupkan kembali Festival Perairan yang pernah menjadi ikon di wilayah mereka. (B)

Penulis: Ali Iskandar Majid