KENDARI, TELISIK.ID - Beberapa bulan terakhir masyarakat dunia sedang gempar dengan adanya penyakit hepatitis akut.
Dilansir dari Kompas.com pada 1 Mei, setidaknya 228 kasus (hepatitis) yang mungkin dilaporkan ke WHO dari 20 negara dengan lebih dari 50 kasus tambahan sedang diselidiki. Hal ini diungkapkan Juru Bicara WHO, Tarik Jasarevic dalam konferensi pers di Jenewa pada Senin (2/5/2022) lalu.
Di Indonesia sendiri tercatat 3 anak meninggal dunia yang diduga karena hepatitis akut. Keresahan ini juga dirasakan masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra), khususnya di Kota Kendari.
Salah seorang masyarakat, Hartini mengatakan, saat ini dia cukup resah dengan kasus menyebarnya penyakit hepatitis akut ini.
"Ya cukup resah, namanya kita juga orang tua pasti cemas dek karena kan kita punya anak apalagi anakku masih kecil begini," kata Hartini, Jumat (6/5/2022).
