Harlin menjelaskan bahwa pengumpulan dana dilakukan tanpa paksaan, dengan sumbangan Rp 5.000 untuk masyarakat umum dan Rp 20.000 untuk ASN, TNI, dan Polri. Total dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp 2.400.000.

Selain itu, bantuan material seperti semen dan pasir juga berasal dari sumbangan masyarakat setempat dan perantauan.

Bantuan tenaga kerja juga banyak diperoleh secara cuma-cuma dari masyarakat. Harlin menambahkan bahwa jika aksi ini mendapat tanggapan positif dari masyarakat Pulau Makasar, rencana perbaikan jalan akan diperluas ke seluruh Pulau Makasar.

“Jika mendapat sambutan baik, kami berencana memperluas perbaikan ke seluruh Pulau Makasar,” ungkap Harlin (25/8/2024).

Sementara itu, pengerjaan jalan terus berlangsung hingga hari ketujuh. Saat ini, perbaikan sudah mencapai sekitar jalan poros di Lingkungan Bawean.