Penyerahan cendera mata miniatur patung Arung Palakka dari Bupati Bone untuk Bupati Kolaka Utara. Foto: Diskominfo Kolaka Utara

 

Menurut Andi Fahsar, masyarakat Bone di mana saja berada selalu dapat dihargai dan diperhatikan karena memiliki komitmen kebersamaan dan prinsip hidup dari leluhur, yakni Sipakau, Sipakalebbi, dan Sipakainge.

"Itulah motto terbesar yang harus kita pegang teguh. Ketika kita memegang prinsip itu, maka kita akan menjadi masyarakat yang baik dan selalu bisa menjadi pemimpin di mana saja," ucapnya.

Tidak hanya itu, masyarakat Bone selalu mendapat perhatian dikarenakan Kabupaten Bone daerah yang besar dengan 27 kecamatan, 372 desa dan wajib pilih hampir 700.000.

"Jumlah tersebut 10 kali lipat lebih besar jika dibandingkan dengan masyarakat Bone yang bermukim di luar dari Kabupaten Bone," tukasnya.