Baca Juga: 15 Tahun ke Depan Tambang di Sulawesi Tenggara Akan Habis, Hugua Ingatkan Pertanian dan Pariwisata Kunci Masa Depan

"Wakatobi yang dulu dibanjiri event wisata dari berbagai belahan dunia, kini hanya tinggal sesekali. Belakangan Wakatobi malah kehilangan jadwal rutin transportasi udaranya sebagai jalur utama transportasi wisatawan," kata Wa Dere.

Para pedagang, petani, nelayan mengeluh karena pendapatan menurun drastis. Sebab oleh bupati paska Hugua, visi yang berorientasi global tak berjalan. Akibatnya, Wakatobi terancam kembali di masa terbelakang.

"Dulu di zaman Pak Hugua penghasilan kami per bulan bisa mencapai Rp 50 juta. Sekarang hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari, satu hari palingan kita laku 10-20 liter,” keluh Wa Dere saat diwawancarai Senin (6/5/2024).

Hal yang sama diungkapkan pedagang beras di Pasar Pagi Wanci, Wa Ode Mulida. Dia mengeluhkan pendapatan yang sangat minim. beruntung anak-anaknya kini semua sudah lulus sekolah.