MUNA, TELISIK.ID - Mata air Jompi, Kelurahan Laende, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna merupakan satu-satunya sumber air bagi warga Kota Raha.
Dahulu, debit air di kawasan daerah aliran sungai (DAS) Jompi itu sangat besar. Ditambah, rindangnya pepohonan jati sepanjang DAS yang membuat suasana menjadi asri dan sejuk.
Kini, kondisinya berbanding terbalik. Mata air Jompi mulai kritis akibat gundulnya hutan dan terancam mengalami kekeringan. Setiap musim penghujan tiba, banjir melanda wisata alam permandian Jompi. Air menjadi keruh, lumpur dan sampah memenuhi DAS.
Untuk menyelematkan DAS, warga yang masuk tergabung dalam Solidaritas Anak Jompi (SAJ) mulai bergerak melakukan pembenahan dan penghijauan kembali hutan.
Ketua SAJ, Mujibul Jami menerangkan, saat ini bukan lagi saatnya untuk mencari siapa yang benar dan salah terhadap persoalan di Jompi. Namun, yang dibutuhkan adalah kekompakan untuk bersama-sama melestarikan kembali hutan Jompi, sehingga bisa seperti dulu lagi.
