Merawat jejaring dengan pola patronase--ditunjukkan oleh tim sukses. Secara rutin mereka memberikan sesuatu kepada suatu komunitas untuk mengingatkan bahwa ada timbal balik yang diharapkan (reciprocity) pada hari H.

Namun, untuk massa mengambang (swing voters) tidak semua caleg  mengelolanya. Alasan utamanya karena tidak ada jaminan untuk memperoleh suara. Beda dengan kantong-kantong suara komunitas yang jelas mau ke mana. Sementara yang mengelola swing voters biasanya mengandalkan pola patronase didukung dengan internet dan sosial media.  

Sekali lagi, tidak ada faktor tunggal yang bisa memenangkan hati pemilih, karena satu faktor yang berpengaruh terkait pula dengan faktor-faktor lainnya (multiple factors). Untuk program umumnya setiap calon presiden akan menawarkan “jualan” yang sama, tentang perbaikan ekonomi pasca COVID-19 (itu pasti), peningkatan kesejahteraan, peduli kesehatan dan pendidikan rakyat.

Intinya sama yang dikatakan iklan rokok Ultra Mild “Saatnya Main Halus”. (*)