“Peringatan Maulid Nabi bukan seremonial tahunan belaka. Momentum ini menjadi sarana introspeksi diri untuk meneladani sikap mulia Nabi. Beliau diutus Allah SWT untuk menyempurnakan akhlak manusia,” kata Muhammad Syaiing.

Ia juga mengajak keluarga besar KKSS Sultra memperkuat persaudaraan, terus mendukung kegiatan keagamaan, serta menjaga keharmonisan di Bumi Anoa.

“Mari kita tingkatkan kecintaan kita kepada Allah, mengamalkan ajaran beliau dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: UMW Raih Rekor MURI, Perkuat Literasi Investasi Mahasiswa

Menurut Muhammad Syaiing, makna tema Maulid tersebut juga berkaitan dengan komitmen KKSS untuk bersama-sama mendukung pemerintah daerah.