Wanita pertama yang menyusui Muhammad setelah Ibundanya adalah Tsuwaibah, hamba sahaya Abu Lahab. Setelah itu Muhammad disusui oleh Halimah bin Abu Dzu’aib, wanita yang berasal dari Bani Sa’d.
Halimah Sa'diyah ikhlas menyusui Nabi meskipun ASI-nya sulit keluar. Allah SWT pun membalas kebaikan Halimah dengan membuat keledai kurusnya kembali gemuk dan kuat dan ASI-nya lancar kembali.
Ketika Muhammad berusia empat atau lima tahun, terjadi peristiwa pembelahan dada oleh malaikat Jibril. Malaikat Jibril mencuci jantung Muhammad.
Dengan adanya peristiwa pembelahan dada itu, Halimah merasa khawatir terhadap keselamatan Muhammad kecil, hingga ia mengembalikannya kepada Ibundanya, Aminah.
Muhammad bersama ibunya hanya sampai usianya enam tahun. Aminah wafat ketika di tengah perjalanan pulang berziarah dari makam suaminya Abdullah.
