Pelaksanaan Maulid Nabi diawali perayaan satu bulan sebelumnya yang penuh kegembiraan.

Para musisi, penampil akrobat, dan penghibur lainnya menarik perhatian banyak orang hingga Bahgdad dan Nisibin atau Nusaybin.

Para ahli agama, hukum, dan sastra bahkan datang dua bulan sebelum Maulid Nabi. Dua hari sebelum perayaan kelahiran Nabi Muhammad SAW pemerintah menyembelih unta, kambing, dan domba untuk dinikmati bersama masyarakat.

Baca juga: 8 Amalan Ini Tidak Boleh Dilakukan Wanita Haid

Perayaan berlanjut pada malam menjelang perayaan Maulid Nabi berupa pawai obor di seluruh kota. Masyarakat, pemerintah, dan para ahli agama berkumpul di depan mimbar untuk mendengarkan khotbah.