Akun yang belum diketahui nama pemiliknya itu menyebut Megawati bakal jadi penerima BLT (bantuan langsung tunai) hingga tukang utang di warung kelontong jika bukan anak almarhum Soekarno.

"Ngaca kont*l, kau kalau tanpa bapakmu bisa jadi apa? Kau cuma jadi emak-emak biasa, penerima BLT, sering antre Bansos, utang di kedai, disurug goreng ikan malah direbus," kata pria dalam akun dimaksud.

Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik DPD PDIP Sumatera Utara, Aswan Jaya ketika dikonfirmasi mengaku adanya akun media sosial yang menuding Megawati Soekarnoputri dengan bahasa yang tidak pantas.

"Kami sudah mendengarkan informasi itu. Saya rasa, tidak tepat, tidak pantaslah dia (seseorang) menyebut ibu ketua umum kami (Megawati Soekarnoputri) dengan sebutan begitu," kata Aswan Jaya.

Diakuinya, beberapa pengurus DPC PDIP di Sumatera Utara juga akan melaporkan akun media sosial TikTok itu ke Polrestabes Medan atau Polda Sumatera Utara.