Kedaulatan pangan juga dipandang penting agar Indonesia tidak bergantung pada impor. Dengan adanya perubahan iklim, Megawati takut negara lain tidak mau mengimpor hasil pertanian ke Indonesia. “Pangan bisa menjadi lambang supremasi Indonesia,” ujarnya.
Sebelumnya, Megawati membahas persoalan pangan. Megawati menyoroti impor pangan yang dilakukan Indonesia. Mulanya dia mengungkit terkait ketergantungan Indonesia terhadap impor pangan. Dia mengungkap Indonesia mengimpor pangan hingga Rp 300 triliun per tahun.
“Konsumsi gandum diperkirakan akan meningkat jadi 50 persen di tahun 2030, ketergantungan terhadap suplai pangan dunia juga nampak pada impor pangan yang mencapai lebih dari Rp 300 triliun per tahun,” katanya.
Megawati lantas menyebut persoalan pangan tersebut tidak bisa hanya dijawab secara teknokratis. Indonesia harus punya komitmen untuk berdiri sendiri di bidang pangan.
“Masalah pangan sangat erat dengan aspek ideologis tentang keberpihakan, tentang komitmen Indonesia untuk berdiri di atas kaki sendiri di bidang pangan, dan tentang petani sebagai orientasi kebijakan terpenting,” ujarnya.
