Karena itu, Mega mengajak terus genggam erat semangat Reformasi dan kawal demokrasi berdasarkan nurani. “Jangan takut untuk bersuara, jangan takut untuk berpendapat, selama segala sesuatunya tetap berakar pada kehendak hati rakyat,” tegas dia.
Sementara itu, bacapres dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, enggan terlalu jauh menanggapi kegelisahan Ganjar Pranowo terkait putusan MKMK. Anies menegaskan lebih memilih fokus pada agenda yang telah disusun bersama pasangannya Muhaimin Iskandar alias Cak Imin (pasangan AMIN) dan tim pemenangan.
Bacapres lainnya Ganjar Pranowo yang diusung PDIP, sebelumnya turut menyoroti putusan MKMK yang menyatakan ada pelanggaran etik berat di balik keputusan batas usia capres-cawapres oleh Ketua MK. Ganjar mengaku gelisah setelah mendengar ada pelanggaran etik berat di balik keputusan Hakim Konstitusi.
“Kami fokus pada agenda kita untuk menghadirkan keadilan karena itu kita bilang adil makmur untuk semua, yang kami pikirkan adalah bagaimana masyarakat bisa merasakan perubahan,” ujar Anies kepada wartawan di Jakarta.
Anies kemudian menyebut beberapa programnya, antara lain menyiapkan lapangan pekerjaan lebih luas, kesehatan lebih baik, dan pendidikan terjangkau. “Itu fokus kita dan itulah yang sekarang kita kerjakan terus,” jelasnya.
