Penerapan protokol kesehatan secara ketat juga dilakukan di SDN 39 Kendari, sistem masuk sekolah diatur bergiliran. Dimana, setiap tingkatan dari kelas 1-5 masuk sekolah hanya dua hari dari jam 07.00-09.00 dan jam 10.00-11.30.
"Untuk kelas rendah, kelas 1 dan 2 kita datangkan selama dua hari berturut-turut (Senin-Selasa), sesuai jadwal double shift, nanti hari Rabu dan Kamis masuk lagi kelas 3 dan 4, kelas 5 sendiri hari Jumat dan Sabtu," jelas Kepala SDN 39 Kendari Zainuddin.
Koordinator Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kota Kendari ini mengaku, untuk mencegah terjadinya kerumunan atau bertemunya siswa yang pulang shift pertama dan yang datang shift kedua, pihak sekolah memberlakukan dua pintu berbeda yakni pintu masuk dan keluar.
Sedangkan bagi orang tua yang mengantar dan menjemput anaknya, tidak diperkenankan masuk ke lingkungan sekolah, kalau pun ada orang tua yang menunggui anaknya, pihak sekolah juga sudah menyiapkan ruang tunggu dengan kursi yang telah diatur berjarak.
"Alhamdulillah, pantauan tadi dari tim kesehatan mengatakan bahwa, SD 39 khusus di Kecamatan Puuwatu ini bisa dijadikan pionir dalam hal pemberlakuan protokol kesehatan yang begitu ketat, kami juga menyiapkan 200 masker untuk antisipasi siswa yang tidak menggunakan masker," ucapnya.
