Ritual penyucian negeri ini akhirnya disisipi doa-doa yang lebih islami. Selebihnya, urutan ritual tidak ada yang berubah seperti melakukan siraman kepada tubuh dari pemimpin atau raja yang dihormati. Saat kerajaan dari Konawe sudah tidak ada, masyarakat tetap melakukannya dan mengganti bupati sebagai orang yang ditinggikan di dalam ritual.

Di era modern seperti sekarang, Mosehe Wonua tetap dilakukan dan menjadi salah satu agenda besar pemerintah daerah. Saat ini Mosehe Wonua dilakukan di daerah Kabupaten Konawe Utara dengan Bupati Konawe Utara beserta wakil menjadi orang yang ditinggikan.

Tradisi ini berlangsung meriah dan disaksikan oleh banyak orang. Semua mata ingin menyaksikan seperti apa ritual yang sudah sangat tua ini. Masyarakat ingin tahu seperti apa sakralnya upacara yang diikuti dengan acara penyembelihan kerbau putih dan juga melakukan tradisi tari-tarian.

Inilah sedikit ulasan tentang Mosehe Wonua yang sangat sakral dan legendaris. Semoga tradisi yang sangat berharga ini terus dipertahankan agar kekayaan budaya di Indonesia tidak akan pernah habis seiring dengan berjalannya waktu.

Reporter: Siswanto Azis