"Selain itu, tahapan seleksi tersebut dilaksanakan secara profesional dan objektif. Kami bahkan mendatangkan tim ahli dari Jakarta untuk seleksi tertulis. Semua hasil tes ini dimuat dalam bentuk dokumen dan sama sekali tidak ada intervensi dari pihak manapun," lanjutnya.
AS Tamrin menyadari, dalam pelaksanaan seleksi, tidak terlepas dari komentar-komentar miring.
“Dalam seleksi ini saya tekankan agar pelaksanaannya dilakukan secara profesional dan objektif. Meskipun dalam perjalanannya banyak komentar-komentar miring, tapi itulah dinamikanya. Kita harus menerimanya sebagai bagian dari demokrasi”, katanya.
Wali kota mengaku sudah sering mendapat masukan agar segera mengganti Direktur PDAM. Namun ternyata ini tidak semudah melantik kepala bidang, karena semua ada prosedur dan pendanaannya sehingga berlarut-larut.
Baca juga: TPP ASN Muna Mulai Digodok
