Berdasarkan hasil riset, beber Najib, ada sekitar 60 persen pemilih menunggu untuk bisa mendapatkan serangan darri Paslon. 60 persen itu dibagi lagi menjadi tiga karakter.

Najib menyebutkan, pertama, menerima uang Paslon tapi tidak memilih calonnya. Kedua, menerima uang Paslon tapi melihat berapa besar uang yang diberikan, sedangkan ketiga berapapun yang diberikan Paslon maka akan diterima.

"Itu kondisi real yang terjadi," tegas Najib.

Sehingga, dengan kondisi seperti itu maka besar kemungkinan, pengaruh money politic yang dilakukan Paslon memberikan kesempatan untuk bisa terpilih di 2020.

"Semua daerah di Sultra berpeluang terjadi money politic," tutup Najib. (B)