Bertahannya keluarga agar pasien tetap dirawat inap, tentu atas alasan sangat subjektif. Mereka hanya membaca dengan keawamannya, misalnya, terlihat si pasien masih sangat lemah.

Diperlukan jalan tengah atau kesepahaman tentang definisi “sembuh”, agar petugas medis tak kerap tampak harus bersitegang dengan keluarga pasien.

Terkait kasus lain, tampaknya patut didengar pendapat seorang satpam sebuah rumah sakit  tentang membludaknya pasien rawat jalan: Rumah sakit perlu diperbesar, selain dokter dan petugas medis diperbanyak. Jumlah rumah sakit juga sudah harus diperbanyak.

Membludaknya pasien yang “melanggani” rumah sakit setiap hari, menyadarkan pentingnya kerja sama pemerintah-masyarakat, bahwa “pendidikan hidup sehat” itu tentang perilaku, lingkungan, dan konsumsi yang sehat.

Mulailah dari pola pikir (mindset), untuk hidup dengan budaya sehat! (*)