KENDARI. TELISIK ID - Ada begitu banyak kisah cinta yang mempertemukan dua insan dengan latar belakang agama yang berbeda atau hubungan asmara beda keyakinan. Ada yang berakhir bahagia dan begitupun sebaliknya ada yang merasakan kisah pilu karena kasih yang tak sampai.
Secara logika, hubungan beda agama akan sulit untuk berakhir pada pernikahan. Ada begitu banyak faktor yang akan merintangi meski kedua pihak saling suka. Namun keteguhan dan ketulusan hati kerapkali menjadi alasan keluarga dan orang tua akhirnya merestui.
Seperti yang dialami Yunikhila. Wanita asal Kecamatan Mowila, Kabupaten Konawe Selatan yang berdomisili di Kecamatan Kadia, Kota Kendari ini memantapkan diri memilih pasangan hidup dan memilih Islam, awalnya karena cinta yang besar kepada calon suaminya.
Saat itu Yunikhila bekerja di salah satu toko brand kecantikan di Kota Kendari. Seorang temannya memperkenalkan dan mempertemukan seorang lelaki idamannya yang kini telah menjadi suaminya.
Setahun menjalani masa pacaran tepatnya pada tahun 2009 dan berkomitmen untuk terus bersama akhirnya mereka pun memutuskan menikah di tahun 2010.
