Baca Juga: PKB dan NasDem Siapkan Kejutan Kapten Timnas Pemenangan AMIN
Yaqut meminta polemik guyonannya diakhiri. Dia mengajak masyarakat bersikap santai dalam menghadapi situasi politik hingga setahun ke depan.
“Santai saja menghadapi pemilu ini. Kita riang gembira, kita hadapi perbedaan yang memang sudah jadi kodrat kita, takdir kita ini semua kan berbeda-beda,” ujarnya.
Yaqut meminta agar semua masyarakat menikmati perbedaan dan tidak tegang. “Indonesia merayakan demokrasi ini dengan kegembiraan, dengan ketawa-tawa aja gitu loh. Serius boleh tapi jangan tegang. Clear kan?" harapnya.
Polemik pernyataan Yaqut soal ‘amin berarti bidah’ muncul pasca deklarasi pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, yang diusung oleh Partai NasDem dan PKB. Parpol pengusung Anies-Muhaimin menyepakati akronim ‘AMIN’ sebagai representasi bagi pasangan yang diusungnya.
