Ia juga menilai, Pilgub tahun ini akan lebih ramai karena tidak ada incumbent, namun ramai dalam hal bukan menjadi 01 atau 02, ada yang hanya menjadi tim sukses.
Selain itu, Arafah menyebut, pemilihan kepala daerah di Sulawesi Tenggara tidak terlepas dari daratan dan kepulauan, yang tentunya figur masing-masing daerah tengah mengukur kekuatan.
Akademisi sekaligus Ketua Forum Komunikasi Paguyuban Pulau-Pulau se Wakatobi, La Ode Taalami, mengatakan, tokoh-tokoh politik di Sulawesi Tenggara utamanya yang memiliki partai, sudah secara gamblang menyatakan diri sebagai kontestan.
Nama-nama besar setiap daerah, tokoh di Sulawesi Tenggara, sudah santer. Namun yang menarik baginya, kandidat kepulauan belum ada yang menyatakan diri sebagai kandidat di Pilgub 2024 mendatang.
Baca Juga: Hanya 8 Dapat Jatah Kursi DPRD Kolaka Utara, Ini Daftarnya
