Oleh: Efriza
Dosen Ilmu Pemerintahan dan Owner Penerbitan
PEMILIHAN Kepala Daerah Gubernur (Pilgub) Jawa Timur masih menyisakan kekuatan dari adanya petahana. Bahkan petahana tersebut, masih maju berpasangan yakni Khofifah Indar Prawansa-Emil Dardak, menyebabkan denyut politik di Pilkada Jawa Timur berdetak dengan lemah.
Dukungan terhadap Khofifah-Emil begitu kuat setelah Golkar, Gerindra, Demokrat, PAN, dan PSI. Terakhir pasangan ini memperoleh dukungan dari PPP. Pasangan Khofifah-Emil memperoleh kekuatan besar dukungan sebesar 57 kursi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur dari kelima partai politik tersebut.
Masih tersisa 4 partai politik yang belum menentukan kursi dan dua partai politik peraih suara pertama dan kedua yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan 27 kursi dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 21 kursi, diikuti oleh partai menengah yakni Partai Nasdem dengan 10 kursi dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 5 kursi.
