PKB dan PDIP juga punya sosok kader yang mumpuni dan diperhitungkan di Jawa Timur. PDIP misalnya ada tiga nama potensial dari menteri di Kabinet Indonesia Maju (KIM) seperti Tririsma Harini, Pramono Anung, dan Azwar Anas.
Kemudian ada nama dari latar belakang eksekutif daerah seperti: Ahmad Fauzi bupati Sumenep, Hanandhito bupati kediri, Nur Arifin bupati Trenggalek. Sedangkan PKB ada nama seperti Ida Fauziah dan KH Marzuki, keduanya punya kekuatan massa pemilih dan juga mencuat nama-nama ini karena aspirasi dari suara akar rumput partai.
Koalisi penantang Khofifah-Emil masih punya peluang besar untuk memenangkan kontestasi Pilgub Jawa Timur. Jika koalisi alternatif ini bisa mengusung semangat perubahan, menawarkan gagasan baru, dapat menunjukkan kegagalan kepemimpinan Khofifah-Emil, dan juga menunjukkan antusiasme dalam membangun Jawa Timur.
Sehingga, sekali lagi ditegaskan masih memungkinkan koalisi alternatif ini diluar dugaan akan memenangkan Pilgub Jawa Timur.
Jadi saat ini, memang menyisakan empat partai politik belum menentukan pilihan politiknya di Pilgub Jawa Timur.
