"Presiden pergi ke Rusia dan ternyata berhasil, gandum bebas sekarang. Jadi pasar gandum akan dibanjiri oleh Ukraina. Kemudian Australia panennya berhasil, Kanada berhasil, Amerika berhasil. Justru menurut saya, gandum pada September akan turun harganya, trennya akan turun," ujarnya.

"Jadi kalau tiga kali tidak lah, kalau ada kemarin naik sedikit iya. Sehingga, inflasi kita 4 persen, 5 persen jadi naiknya segitu, tapi cenderung September akan turun," tambah Mendag.

Baca Juga: Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J, Sensitif Hanya Boleh Didengar Orang Dewasa

Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa harga mi instan bisa saja naik hingga tiga kali lipat. Hal ini dampak dari perang Rusia dan Ukraina.

"Jadi hati-hati yang makan mi banyak dari gandum, besok harganya 3 kali lipat itu," ujar Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dikutip dari Okezone.com, pada Selasa (9/8/2022).n