Sebagai Ketua PPW SPI Sulawesi Tenggara, Fajar Imsak juga mengungkapkan keyakinannya jika Andap Budhi Revianto akan terus memberikan perhatian kepada seluruh daerah di Sulawesi Tenggara. Ia diharap akan berjuang keras untuk memberikan yang terbaik demi kesejahteraan masyarakat. Keyakinan itu tercermin dari dukungan luas yang diberikan oleh berbagai elemen masyarakat Sulawesi Tenggara.

Selama lima tahun kepemimpinan Ali Mazi dan Lukman Abunawas, yang dikenal dengan akronim Aman, Sulawesi Tenggara telah mengalami perkembangan signifikan. Mereka berhasil membangun daerah ini melalui gerakan pembangunan daratan dan kepulauan (Garbarata), menuju Sulawesi Tenggara yang aman dan bermartabat.

Pemerintahan Aman telah meninggalkan tiga mahakarya yang menjadi warisan berharga bagi Sulawesi Tenggara. Pertama, pembangunan perpustakaan modern bertaraf internasional yang akan menjadi aset intelektual bagi generasi mendatang. Kedua, pembangunan Rumah Sakit (RS) Jantung dan Pembuluh Darah bagi warga Sulawesi Tenggara. Ketiga, pembangunan Jalan wisata Kendari-Toronipa, yang akan memfasilitasi pertumbuhan sektor pariwisata daerah ini.

Ketiga mahakarya itu adalah bukti nyata dari komitmen Ali Mazi dan Lukman Abunawas untuk mengembangkan Sulawesi Tenggara secara komprehensif. Perpustakaan internasional akan menjadi tempat belajar dan penelitian bagi generasi masa depan, sedangkan RS Jantung dan Pembuluh Darah akan meningkatkan akses perawatan kesehatan yang berkualitas bagi warga.

Jalan wisata Kendari-Toronipa, di sisi lain, akan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, membuka peluang ekonomi baru, dan mempromosikan potensi wisata daerah.