Mantan Kapolri itu juga menambahkan, pada pasangan calon menjadi role model dalam penerapan protokol kesehatan yang telah diatur dalam Pilkada. Menurut Tito calon pemimpin harus mampu mengatur para pendukungnya.

“Ini gimana mau jadi pemimpin, ngurus Timses, pendukung yang jumlahnya 200-300-an saja tidak bisa diatur, gimana jadi pemimpin yang bisa ngatasin COVID-19, yang jumlah masyarakatnya ratusan, puluhan ribu bahkan jutaan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu menuturkan, pihaknya berharap Kemendagri bisa memberikan regulasi yang bisa memberikan sanksi ke pada Paslon yang tidak menerapkan protokol COVID-19.

"Kita berharap ada regulasi tegas pada orang atau masyarakat yang ikut konvoi Paslon itu, karena itu masuk regulasi umum, bagus imbauan dari Mendagri tetapi harus diiringi dengan sanksi," jelasnya.

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim