"Saya harap ke depan Labengki menjadi salah satu harapan Sulawesi Tenggara karena potensinya yang luar biasa, bukan saja lautnya tapi daratannya juga indah dengan adanya batu-batu yang terukir," ujar Hugua via seluler, Sabtu (3/12/2022).

Dia menambahkan, adanya kima langka di bawah laut Labengki menjadi daya tarik tersendiri untuk para wisatawan, baik lokal nasional maupun internasional.

Kima langka yang ada di Labengki oleh masyarakat sekitar disebut Kima Boe. Kima Boe berasal dari bahasa Bajo yang artinya kima air.

"Kima Boe dalah jenis kima yang unik dan tidak banyak ditemukan di daerah lain, hanya ada di Labengki dan Sambore Sulawesi Tengah," kata Hugua.

Selain itu, Kepala Bidang Pemasaran dan Promosi Dinas Pariwisata Sultra Andi Syahrir mengatakan, melalui upaya pemerintah dan stakeholder terkait untuk memperkenalkan keindahan Pulau Labengki sehingga bisa mendunia dan dikunjungi oleh wisatawan baik lokal, nasional dan internasional.