Ibadah kurban merupakan sunnah kebaikan dari pengorbanan nabi Ibrahim AS, dengan keimanan dan ketundukannya kepada Allah SWT, jiwanya yakin atas perintah Allah untuk menyembelih putranya Ismail AS melalui mimpi yang benar, kemudian Allah swt menggantinya dengan seekor domba.
Dijelaskan, dalam syari’at islam, menyembelih hewan kurban dijadikan suatu sunnah yang dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad SAW dalam rangka mengenang ketaatan, pengorbanan dan ketauladan Nabi Ibrahim AS dan putranya nabi Ismail As.
Ibadah kurban adalah proses Taqarrub ilallah dengan menyembelih hewan terbaik dari domba, kambing, sapi, kerbau dan unta setelah pelaksanaan sholat Iedul Adha sampai hari tasyriq ketiga. Ibadah ini mendatangkan kebaikan, keberkahan dan kemuliaan bagi pelakunya, melambangkan taat kepada Allah, kepatuhan kepada orang tua, peduli kepada sesama, dan rela berkorban untuk meraih keridhaan Allah sang pencipta.
Pelaksanaan ibadah kurban melambangkan ketauhidan dan pengagungan Allah sebagai pemilik alam semesta, berkurban artinya menundukkan kesombongan dan hawa nafsu manusia, menghubungkannya dengan Allah SWT.
Kebiasaan manusia memanfaatkan hewan dan merayakan momen kebahagiaan mestilah dihubungkan dengan sang pencipta dan pemilik manusia, hawa nafsu, hewan dan seluruh alam.
