Kedua, kriteria Menhan yang dibutuhkan oleh Prabowo adalah yang memahami bukan saja mengenai pertahanan dan keamanan, tetapi lebih dari itu sosok Menhan yang memahami diplomasi antar negara. Situasi dunia saat ini menghadapi perkembangan yang begitu kompleks.

Baca Juga: Jokowi dan Golkar

Ketiga, kriteria Menhan ini juga diharapkan dapat meningkatkan alusista (Alat Utama Alat Senjata), maupun kesejahteraan dari para militer aktif di Indonesia. Dua hal masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) dari Menhan ke depannya.  

Keempat, dalam keberlanjutan Program Pemerintah juga memang membutuhkan Menhan yang jelas-jelas langsung bisa bekerja. Bukan Menhan yang yang masih memilah dan memilih skala prioritas.

Patut diakui bahwa jabatan Menhan bukan saja dinilai sebagai sekadar jabatan mengatur wilayah, pertahanan dan keamanan. Tetapi juga, pemilihan pemangku jabatan ini sebagai tantangan sekaligus pembuktian bahwa program berkelanjutan yang disampaikan oleh Prabowo benar-benar selaras, harmonis, dengan program pemerintahan Jokowi sebelumnya.