Oleh: Efriza

Dosen Ilmu Politik di Beberapa Kampus dan Owner Penerbitan

JOKO Widodo (Jokowi) setelah tak menjabat sebagai Presiden menghadapi berbagai persoalan seperti rongrongan mengenai ijasah sarjananya yang diperdebatkan. Jokowi juga dinilai sedang resah, pasca tak punya jabatan politik ia hanya "momong cucu," sehingga ditenggarai ia ingin terus punya pengaruh besar di pemerintahan maupun berbuat banyak hal untuk negeri ini.

Banyak kelompok yang tidak bersimpatik terhadap Jokowi maupun juga respons negatif dari publik mulai mengemuka terkait mempertanyakan pola pengelolaan pemerintahan di masa 10 tahun Jokowi menjabat yang ternyata banyak permasalahan mengitarinya.

Menghadapi berbagai problematika “serangan” dari berbagai kelompok yang tak senang dengan dirinya, juga menurunnya simpatik publik, serta hubungan dirinya dengan partainya dulu yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang tak lagi harmonis, semua persoalan ini menjadi satu kesatuan yang membalut Jokowi ingin terus diperhitungkan di kancah politik nasional.