Model Baru Pemilihan Ketua Umum PSI
Jokowi mengkritik pengelolaan partai politik di Indonesia yang bersifat personalisasi politik. Pengelolaan partai politik yang bersifat personalisasi ini menyebabkan partai politik dikendalikan oleh satu tokoh semata. Tokoh itu menjadi simbol utama partai. Tokoh itu juga memegang kendali kebijakan partai untuk jangka waktu yang lama. Pendek kata, pengelolaan partai politik menjadi tergantung kepada si tokoh tersebut.
Kritik Jokowi ini ditujukan kepada mantan partai politiknya yakni PDIP. PDIP tak bisa dimungkiri ketergantungan kepada satu tokoh adalah Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum partai tersebut.
Kritik ini dibungkus dengan narasi Jokowi ingin mendirikan Partai Super Terbuka atau Tbk.
Partai super terbuka ini lebih menekankan kepada Pemilihan Ketua Umumnya. Pemilihan Ketua Umumnya dilakukan secara terbuka oleh seluruh anggotanya, dengan demikian partai menjadi milik bersama.
