Oleh: Efriza
Dosen Ilmu Politik di Beberapa Kampus & Owner Penerbitan
RENCANA mantan Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) untuk keliling Indonesia jelas merupakan tindakan yang dilakukan dengan rasional dan bermuatan politik. Pernyataan Projo yang mengatakan kegiatan Jokowi itu semata-mata karena undangan masyarakat, dapat dimaknai kegiatan itu dilakukan dengan kesadaran dalam sikap politik Jokowi yang tinggi dan bukanlah bentuk kegiatan sosial.
Rencana Jokowi ini bisa dipahami sebagai kebutuhan politik untuk menjaga eksistensi dan memastikan jejaring politik yang selama ini bersama Jokowi tetap memiliki ruang dalam dinamika politik nasional.
Jokowi tidak sekadar bertemu masyarakat, tetapi telah terang benderang adanya agenda politik untuk menemui struktur politik Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di daerah-daerah, disamping juga ditengarai bersama Projo, ini jelas menunjukkan Jokowi sedang memanaskan mesin politik dengan start lebih awal.
