Kehadiran Jokowi langsung juga dapat meningkatkan posisi tawar figur-figur politik yang selama ini berada dalam orbit kekuasaan Jokowi. Karier politik mereka sebagian besar bertumpu pada kedekatan dengan mantan presiden tersebut. PSI pun yang selama ini diasosiasikan dekat dengan keluarga Jokowi juga masih menghadapi tantangan elektoral yang tidak ringan.

Oleh sebab itu, menjaga eksistensi Jokowi di ruang publik menjadi kebutuhan politik yang sulit dihindari. Keliling Indonesia Jokowi bukan sebagai kegiatan sosial, tetapi dapat dipahami sebagai upaya menguatkan kembali pengaruh Jokowi.

Dalam tradisi politik modern, mantan pemimpin negara yang aktif turun ke masyarakat umumnya memiliki tujuan tertentu, Jokowi ditengarai sedang berjuang untuk mempertahankan pengaruhnya, menjaga jaringan politiknya, membangun kembali citra dirinya, dan membantu menguatkan simpatik publik untuk kepentingan politik keluarga Jokowi dan PSI.

Jokowi memilih tetap aktif karena menyadari bahwa politik keluarganya tidak bisa mandiri tanpa kehadiran dirinya sebagai kepala keluarga sekaligus patron dari politik kekeluargaan. Dalam perspektif Jokowi, dengan berkomunikasi politik langsung dengan masyarakat maka Jokowi dapat membangun kembali hubungan emosional dengan publik.

Baca Juga: Prabowo dan Arah Kebijakannya