Prabowo tampak sekali ingin menemui Megawati. Prabowo mengakui sudah berupaya untuk bertemuan dengan Ketua Umum PDIP Megawati setelah memilih wali kota Solo Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (cawapres) pendamping.

Prabowo sekarang ini ingin bertemuan dengan Megawati diyakini juga karena Prabowo sebagai capres terpilih memang ingin membangun komunikasi politik. Prabowo tampaknya ingin mengajak dan membujuk PDIP agar mendukung pemerintahan. Tetapi tampaknya diyakini memungkinkan keduanya bertemu terjadi komunikasi politik yang saling menghargai, namun sepertinya tidak untuk bekerjasama di pemerintahan sebab diyakini PDIP memilih untuk menjadi oposisi.

Bagi Megawati jika diterka sepertinya ia meyakini bahwa Prabowo memang punya itikad baik, rasa hormat, dan kesantunan terhadap dirinya. Prabowo dan Megawati memang keduanya juga pernah kerjasama di Pilpres, sikap saling menghormati antar keduanya yang tak bisa diabaikan. Sehingga kedua ketua umum partai politik besar ini memungkinkan bisa bertemu dan memungkinkan waktunya bisa dilakukan lebih cepat.

Andai pun pertemuan ini tidak cepat terealisasi waktunya, sepertinya karena Megawati ingin menunjukkan semangat beroposisi yang akan dipilih oleh PDIP. Sehingga langkah menunda pertemuan ini memungkinkan diambil hanya dalam posisi berbeda dalam persepsi memandang pemerintahan ke depan. Tetapi diyakini mereka tetap bersama dalam persepsi saling menghormati satu dengan yang lainnya.

Oposisi Diyakini Masih Tetap Ada