Meskipun begitu, La Sinto juga pernah mengalami kegagalan. Dia pernah gagal dalam mengikuti seleksi pendapaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hingga tiga kali yakni pada tahun 2006, 2008, dan 2010.

Meskipun upah yang ia terima belum dapat menutupi beberapa kebutuhan-kebutuhan lainnya, namun La Sinto tetap menysukuri setiap rezeki yang diterimanya.

Segala perjuangan La Sinto selama mengabdi 19 tahun terbayar lunas, tuntas dipegangnya map yang berisikan secarik kertas yang sudah lama ia dambakan hingga diusia nya yang sudah tidak muda ini.

SK Pengangkatan PPPK yang diterimanya langsung dari tangan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan La Ode Budiman pada Senin (20/5/2024), maka bersama ini La Sinto dinobatkan sebagai PPPK untuk masa kerja terlama dengan usia tertua di lapangan SMP Negeri 1 Batauga pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional.

Tidak jauh memiluhkan, cerita guru perempuan honorer yang mengabdi sudah 20 tahun lamanya. Perempuan itu biasa dipanggil dengan nama Hismawati. Mengawali karirnya sebagai seorang tenaga pengajar ketika masih berusia muda.