Nurtian, salah satu pemulung misalnya, mengatakan bahwa dia dapat membiayai sekolah anaknya hingga selesai dengan memulung sampah.
Tasmin, pemulung lainnya, mengatakan bahwa dia lebih memilih memulung daripada bekerja dengan gaji rendah.
"Pekerjaan ini memang menjijikkan bagi setiap orang. Tapi, siapa sangka, dari sini kita bisa meraup keuntungan besar," ujar Tasmin sambil mengusap keringat. (A)
Penulis: La Ode Manarfa Nafsahu
Editor: Fitrah Nugraha
