Sementara wali kelas Ar, Rosmiati, meminta kepada orang tua Ar agar kejadian yang dialami anak-anak di sekolah tidak didiamkan, tetapi disampaikan kepada wali kelas.
"Kejadian seperti ini jangan didiamkan. Sampaikan kepada saya. Sebenarnya saya kalau di sekolah selalu di dalam kelas, jadi anak-anak selalu diawasi," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, siswa SDN 80 Kendari berinisial Ar (10) dibully oleh beberapa teman kelasnya selama dua tahun dan tidak diketahui pihak sekolah.
Saat ditemui Telisik.id di rumahnya, Ar menceritakan kejadian yang dialami di sekolah hingga menampakkan wajah tertekan dan air mata.
