Melansir dari islam.nu.or.id, dalam hadis telah dijelaskan beberapa kejadian yang dialami oleh para sahabat dalam menyikapi hal di atas, misalnya seperti yang tercantum dalam hadis shahih berikut:

Diriwayatkan dari Sahabat Abi Said Al-Khudri Radliyallahu ‘Anhu bahwa sekelompok sahabat mendatangi suatu kabilah dari beberapa kabilah Arab, namun mereka tidak mempersilahkan masuk terhadap para sahabat.

Hal itu terus berlangsung, sampai suatu ketika pemuka kabilah tersebut digigit (ular), lalu mereka berkata "Apakah kalian membawa obat atau adakah orang yang bisa meruqyah?" para sahabat pun menjawab, "kalian tidak mempersilakan masuk pada kami, kami tidak akan meruqyahnya (mengobatinya) sampai kalian memberikan upah pada kami."

Lalu, mereka pun memberikan beberapa potongan kambing sebagai upah, lalu seorang sahabat membaca Surah Al-Fatihah, dan mengumpulkan air liurnya lalu mengeluarkannya (baca: melepeh) hingga, sembuhlah pemuka kabilah yang tergigit ular, dan mereka memberikan kambing.

Para sahabat berkata, "kami tidak akan mengambilnya, sampai kami bertanya pada Rasulullah SAW." Mereka pun menanyakan, perihal kejadian tersebut pada Rasulullah, beliau lalu tertawa dan berkata: "Apa itu Ruqyah? Ambillah, dan berilah bagian untukku.” (HR. Bukhari).