Drh. Anhar Lubis menempati posisi menembak. Harimau berdiri berhadapan dengan Drh. Anhar Lubis yang berjarak kurang lebih 7 meter.
"Tiba tiba harimau tersentak melompat dan menyerang korban, jerat yang mengikat pada kaki kanan depan harimau terlepas. Dokter hewan dan harimau terjatuh berguling ke arah jurang, kemudian harimau tersebut terlepas dan lari ke arah gunung atau perkebunan warga," ungkapnya.
Karena harimau semakin tidak terkendali dan hewan itu menjauh dan menghilang dari pandangan. Tim melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar selalu berhati-hati jika keluar rumah atau hendak ke kebun.
"Kepada masyarakat agar 3 hari ke depan tidak melakukan aktivitas apapun di kebun, tetap waspada dalam melakukan aktivitas di luar rumah dan tidak sendiri. Harus selalu berkelompok dan minimal 5 orang. Ini untuk keselamatan kita semuanya," terangnya. (B)
Reporter: Reza Fahlefy
