KENDARI, TELISIK.ID - Apakah pernah kamu memperhatikan sistem penanggalan kita? Mengapa ada bulan yang berusia 30 hari, 31 hari dan khusus Februari malah 28 hari?
Mengapa juga setiap 4 tahun sekali kita harus menambahkan satu hari lagi di bulan Februari? Mengapa tidak dibuat sama rata 30 hari semua? Tahun kabisat memiliki jumlah hari 366.
Pada umumnya, jumlah hari pada tahun biasa adalah 365. Menurut perhitungan astronom bernama Sosiogenes asal Alexandria, bumi mengitari matahari selama 365,25 hari dalam satu tahun.
maka untuk membulatkan, setiap empat tahun sekali dibuat tambahan 1 hari. Penambahan 1 hari tersebut diberikan pada bulan Februari. Hasilnya, bulan Februari yang berjumlah 28 hari pada tahun biasa akan berjumlah 29 hari pada tahun kabisat.
Tahun kabisat dengan 29 hari di bulan Februari ada karena murni untuk alasan astronomi. Tambahan satu hari ekstra ini diperlukan karena proses rotasi dan revolusi tata surya yang susah dibagi.
