Jadi, tahun 2000 adalah kabisat, begitu juga dengan tahun 1600. tapi, tahun 1700, 1800, dan 1900 tidak dihitung sebagai tahun kabisat. Nah, ternyata ada alasan penting di balik catatan ekstra ini.
Kalau kita melihat kalender, bulan-bulan yang lain memiliki 30 atau 31 hari, tapi Februari hanya memiliki 29 hari saat tahun kabisat. Ternyata, ada sejarah tersendiri mengapa bulan Februari memiliki jumlah hari yang lebih pendek.
Di bawah pimpinan Julius Caesar, bulan Februari sebenarnya punya 30 hari sedangkan Agustus 29 hari. Kemudian ketika Caesar Augustus menjadi kaisar, ia merasa kesal karena bulan yang mengandung namanya (Agustus), hanya memiliki 29 hari sementara bulan yang menggunakan nama Julius Caesar (July) ada 31 hari.
Karena itulah ia mengambil beberapa hari dari bulan lain agar Agustus sama dengan Juli. Dan bulan yang dikurangi tanggalnya adalah Februari.
Reporter: Muhammad Israjab
Editor: Rani
