Melansir dari republika.co.id, kesurupan banyak terjadi atau menimpa wanita, karena wanita pada dasarnya mudah mengalami ketakutan. Belum lagi persepsi yang salah tentang setan yang bentuknya seperti kuntilanak, jin, genderuwo. Sudah ketakutan, membayangkan yang mengerikan, ya sudah, setannya lebih mudah masuk.
Bagaimana Islam menjelaskan fenomena kesurupan?
Dalam Al-Qur'an surah Al-Falaq ayat 4 disebutkan soal keberadaan tukang sihir yang menghembuskan kejahatannya pada uqod atau buhul atau simpul/sarang setan. Nah, pada saat di dalam tubuh ada sarang setan, mereka bisa masuk. Mereka bisa masuk, melalui pembuluh darah karena disitulah letak simpul-simpul setan. Namun, tidak semua pembuluh darah bisa dimasuki setan, kecuali tiga yang sangat sensitif.
Rasulullah SAW pernah menyatakan, bahwa tiga titik itu adalah pembuluh darah yang menghidupkan potensi otak kecil manusia. Di titik itu, jika kita sering berpikir berlebihan sehingga tidak kuat menahan, hal itu bisa menimbulkan depresi.
Ketika terjadi penegangan dalam pembuluh darah kita, maka melemahlah potensi elektro kita sehingga ada arus listrik dari golongan jin masuk dan mempengaruhi sehingga terjadi kesurupan.
